TIPS MENGHADAPI BANJIR

Saat musim hujan tiba, genangan air yang dalam atau banjir adalah hal yang kerap muncul. Kalau sudah kejadian, Anda tentu ragu untuk melewati genangan air tersebut atau mencari jalan alternative yang lain.

Keraguan tersebut memang cukup beralasan mengingat saat mobil melewati genangan tersebut ada beberapa hal yang mungkin terjadi. Misalnya:

1. Pengendalian menjadi tidak sempurna karena masing-masing ban depan tidak mengalami kedalaman air yang sama,
2. Air masuk membasahi karpet akibat kondisi karet pintu yang tidak bagus, atau karena penyumbat di lantai kendaraan hilang/rusak,
3. Rem yang tidak lagi bisa bekerja dengan maksimal,
4. Bagian kelistrikan yang mengalami korsleting, dan yang paling parah,
5. Terjadinya water hammer (masuknya zat cair ke ruang pembakaran mesin) menjadi kekhawatiran lain yang menghantui jika mobil melewati genangan air yang dalam.

Khusus untuk mobil yang menggunakan rem jenis drum brake, genangan air bisa menimbulkan masalah tersenidiri mengingat air yang masuk bisa terjebak dan meninggalkan kotoran di dalam. Hal ini secara otomatis menimbulkan bunyi saat pedal rem diinjak atau malah menyebabkan berkurangnya kemampuan mengerem. Berbeda halnya dengan rem jenis disc brake.

Berikut adalah tips yang harus dilakukan pertama kali saat menghadapi genangan air:
1. Tetap bersikap tenang,
2. Mencermati kedalaman air, dan ketinggian air intake mobil. Jangan sampai air intake kemasukan air karena dapat merusak mesin,
3. Kemudian jangan lupa untuk mematikan AC agar extra fan-nya tidak bekerja. Hal ini dimaksudkan karena jika extra fan harus mengarungi banjir, berarti bertambah beratnya kipas karena dihambat oleh air. Hal ini dapat menyebabkan putusnya sekring mobil.

Untuk mobil yang bertransmisi manual:
1. Masukkan gigi, jangan ‘mainkan’ kopling. Pertahankan putaran mesin pada 2.000-3.000 rpm, dan
2. Jangan memainkan gas karena air bisa terhisap sewaktu pedal gas dilepaskan.

Untuk mobil Anda yang bertransmisi otomatis:
1. Masukkan gigi ke posisi L atau posisi terendah sehingga transmisi tidak berpeluang memindahkan gigi, dan
2. Usahakan agar mobil Anda selalu bergerak untuk mencegah air masuk ke kabin mobil (jika genangan cukup dalam).*

Related Articles



0 Responses

suarakan hati nuranimu disini sebebas mungkin..